ISTRIKU SELINGKUH

ISTRIKU SELINGKUH SAAT AKU JADI TKI

Mungkin cerita ini bisa di bilang nyata dan bisa dibilang hanya karangan, saya mengangkat cerita ini karena banyak rumor disaat suami atau istri bekerja jadi TKW kebanyakan istri atau suami bermain dibelakang (selingkuh)

ada sebuah kehidupan rumah tangga yang sangat menderita dalam kondisi kekurangan, maka sebagai kepala keluarga si suami pergi merantau ke negeri seberang untuk bekerja. tetapi disaat berselang lama terjadi berita kabar buruk, bahwa istri yang ditinggal bermain / mencari laki-laki lain.

pelaku utama 1 (suami) : arya pamungkas
Pelaku utama 2 (istri) : vivi puspitasari ningtyas

pemeran tambahan (pihak ke3) : bambang purnama
pemeran pembantu (sebagai teman vivi) : nur cahaya

vivi : mas kenapa ya kehidupan kita seperti ini
arya : sabar sayang, mungkin ujian dari Tuhan untuk kita

vivi : bukan saya tidak mau sabar mas, tapi ini kebutuhan hidup anak kita bagaimana???
arya : saya tau, saya sudah coba cari kerja kesana-kemari belum dapat

vivi : coba mas jadi TKI bekerja diluar negeri
arya : kerja di luar negeri tidak gampang, butuh biaya juga untuk membuat paspor dan visa

vivi : saya tau mas, cb saya tanyakan dulu kepada teman saya yang suaminya pergi jadi TKI
arya : coba tanyakan berapa habis biayanya untuk pengurusannya

vivi : ea mas, besok saya tanyakan
arya : karena sudah malam, ayoo tidur, aku sudah ngantuk, besok kita bicarakan lagi dan kamu tanyakan sama temanmu, biayanya kena berapa dan bagaimana cara pengurusannya.

keesokan harinya vivi pergi untuk menanyakan kepada temannya

vivi : permisi, assalamualaikumw
nur : wa’alaikum salam wr.wb, oh kamu vi.. silahkan masuk

vivi : terima kasih
nur : ada apa tumben kamu main.. apa ada yang bisa ku bantu

vivi : saya mau tanya, bagaimana cara mengurus paspor dan visa untuk TKI karena suami ku mau kerja diluar negeri
nur : ouuww. itu toh, saya mengurus itu kena 5 juta, saya ikut calo pengurusannya

vivi : bisa kenalkan saya kepada dia???
nur : bisa kog, sebentar saya mau ambil HP saya didalam

ibu vivi berfikir semoga suami ku pergi ke luar negeri bisa membawa perubahan
untuk kehidupan saya dan anak saya

vivi : kog lama ya ambil HP-nya????
nur : maaf vi, tadi saya lupa menaruh HP dimana, makanya lama didalam

vivi : gak apa apa
nur : catat ya no.tlpnya  081x-xxxx-xxxx-xxxx nama pak bambang

vivi : terima kasih, kalau gitu saya pamit pulang dulu ya
nur : ea, sama-sama

vivi : mas saya pulang
arya : gimana sayang, sudah dapat infonya

vivi : sudah mas, ini ada no.telepon dan nama orangnya
arya : bagus itu

di esok harinya vivi telepon si pengurus pembuatan paspor dan visa

vivi : hello, selamat pagi pak bambang
bambang : selamat sore, dengan siapa ini??? apa ada yang bisa saya bantu

vivi : saya mau menanyakan soal pengurusan paspor dan visa dan berapa biayanya
bambang : begini saja ibu, bagaimana jika bertemu atau saya datang ke rumah ibu dari pada bicara lewat telepon ibu nanti malah bingung dan tidak paham penjelasan saya

vivi : boleh pak, dirumah saya saja jam 10.00
bambang : siap ibu, besok saya ke rumah ibu

ke esokan harinya

bambang : permisi, selamat pagi, apa benar ini rumah ibu vivi
vivi : iya benar, ada apa ya pak???

bambang : saya bambang pengurus paspor dan visa
vivi : ouw bapak…                      sambil agak terdiam karena melihat kerennya penampilan pak bambang

andai suami ku berpenampilan seperti itu dan banyak duit mungkin hidupku senang

setelah pengurusan selesai pak bambang pamit pulang

bambang : saya pamit pulang ibu. nanti saya kabari jika paspor dan visanya sudah jadi
vivi : terima kasih pak bambang
bambang : ea ibu, sama-sama

ternyata setelah perbincangan itu, ibu vivi sering telepon pak bambang,
dengan alasan cari informasi padahal ingin dekat sama pak bambang

setelah 3 minggu pak bambang datang lagi ke rumah ibu vivi untuk menyerahkan paspor dan visanya

bambang : permisi, selamat pagi ibu
vivi : silahkan masuk pak
arya : silahkan masuk pak, apa sudah jadi ya paspor dan visa saya???

bambang : sudah pak
arya : alhamdulillah sudah jadi, sayang bentar lagi saya jadi pergi kerja keluar negeri

dengan hati senang pak arya ingin dengan harapan ini kehidupan keluarganya
berubah menjadi lebih baik

Akhihrnya  Arya jd pergi ke negeri seberang untuk mengadu nasib menari pekerjaan dengan harapan ada perubahan didalam keluarganya nanti.

setelah 3 bulan arya kerja di negeri seberang memang membuatkan hasil kehidupan keluarganya menjadi lebih baik tetapi dibalik itu istrinya berselingkuh dengan pembuat paspor.

hingga suatu ketika arya tau berita istrinya bermain cinta dengan orang lain dari temannya di negeri seberang yang kebetulan rumahnya gak jauh dari rumahnya. awalnya arya tidak percaya, arya menelpon langsung istrinya.

arya : hello sayang
vivi : ea sayang, gimana kabar mu disana???

arya : baik sayang, kabar mu bagaimana? oiya kabar joko gimana? (joko = nama anaknya)
vivi : kabar ku juga baik sayang, kabar joko juga baik, dia lagi main sama temannya

arya : sayang aku mau tanya, aku dengar berita kamu bermain cinta dengan orang lain, jika sampai benar aku gak akan maafkan kamu

vivi menjawab dengan nada terbata-bata dan berfikir (dari mana arya tau)

vivi : tidak kog sayang, cinta ku hanya untuk mu

arya : syukurlah, aku masih percaya sama kamu dari pada mendengar berita dari orang lain

tapi dalam benak arya berfikir jika sampai benar awas aja aku bedil kamu.
.

maaf ceritanya sampai disini dulu, jika ada kiritik dan saran silakan corat coret kolom komentar, agar cerita ini lebih menarik

salam hangat

by
moch rokip

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*