PENDERITAAN ANAK KOST

KISAH ANAK KOST YANG MENDERITA

Di waktu ngobrol dikamar kost ada 3 orang laki-laki lagi asyik berbincang tapi di tengah asyiknya ngobrol ada salah satu laki-laki berbicara dalam hati (enak ya jika sudah beristri mau makan sudah ada yang masakin).

pemeran cerita : Agus Chandra, Budidaya, Parman Maulana

Agus Chandra : bro kerja dimana sekarang kamu? (bertanya pada Budidaya)
Budidaya : biasa masih jadi kuli
Agus Chandra: kalau kamu Man?
Parman Maulana : buka warkop kecil-kecilan, kalau kamu sendiri kerja dimana sekarang? (bertanya pada Agus Chandra)
Agus Chandra : saya kerja di ekspedisi

Parman Maulana : Kemarin liburan kemana???
Agus Chandra : Aku kerumah istriku pulang kampung, biasa kangen
Budidaya : aku hanya disini, lagi bokek gak ada duit, habis buat bayar kost, Kalau kamu kemana Man???
Parman Maulana : aku pergi ketempat hiburan sama anak dan istri

Budidaya : enak ya kalian berdua, sudah punya istri, bisa ada teman yang di ajak untuk hiburan
Agus Chandra : makanya kamu cepet nikah
Parman Maulana : iya tu betul, selain bisa di ajak hiburan, lumayan ada yang masakin kalau lapar

ini looo foto ku saat masak di dapur berdua

wajah budidaya makin lemas dan agak pucat saat parman berkata seperti itu

Agus Chandra : mesra ya kalian berdua
Parman Maulana : iya donk!!!! hehehehe       (sambil ketawa kecil)

posisi budidaya makin mengenaskan, termenung 

Budidaya termenung dan berfikir???

kalau aku????     

Agus Chandra : woiii…. kog ngelamun… ada apa???
Budidaya : gak.. gak apa-apa kog

Parman Maulana : bro kamu kost disini biayanya berapa?
Budidaya : 450.000 belum listrik
Parman Maulana : lumayan mahal juga ya..
Agus Chandra : bro bro ini tengah kota, pasti mahal donk.. jangan disamakan kost dikota lainnya. ini surabaya Bung
Budidaya : betul itu gus. sini serba mahal-mahal semua, makanya kalau tanggal tua gini, orang seperti saya menderita, sudah uang kritis, sendirian, dan makan aja sering mie

Parman Maulana : makanya cepetan nikah biar ada yang masakin dan ada teman disaat lagi suntuk
Agus Chandra : betul betul betul

dalam hati budidaya agak dongkol alias marah
“kamu tu berdua menyindir saya, saya cepet pulang bikin kesel aja”

Parman Maulana : ya sudah kalau gitu aku tak pamit pulang
Agus Chandra : aku juga pamit pulang
Parman maulana : oiya kapan-kapan main kerumah ya kalian
Budidaya : ok
Agus Chandra : ok dech jangan lupa makanannya ya hehehe
Parman Maulana : dasar kamu tu Gus makanan aja yang ada dalam otak mu, okey dech gampang itu, kalau gitu aku pamit dulu Bud
Agus Chandra : aku juga pamit pulang Bud
Budidaya : okey ati-ati di jalan bro

disaat sudah pulang kehidupan Budidaya seperti biasa sepi, tapi Budidaya agak lumayan terhibur dengan kedatangan teman-temannya tadi di kost, meskipun membuat raut wajahnya agak pucat dan sedih karena perkataan temannya tadi.

sekian dulu cerita ini semoga terhibur
untuk kritik dan saran kolom koment
salam hangat

by
bujang lapuk

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*