CURAHAN HATI SANG SOPIR TRUCK

CURAHAN HATI YANG TERTUANG DI BELAKANG BAK TRUCK

Seorang sopir kehidupannya sangat sederhana, meskipun kerjaan sehari-harinya sangat berat dan melelahkan, dengan semangat untuk menghidupi keluarganya sang supir tak kenal pantang menyerah.

pemeran utama Sopir : Abdul Aziz
sang Istri : Jumilah Agatha Natasya
Anak : Mu’in Robert Syam
Bintang tamu : Fariyan

Syam : Ayah.. Ayah mau kemana???
Abdul : mau kerja nak, mau cari uang

Syam : nanti kalau pulang jangan lupa bawa mainan pesawat terbang ya….
Abdul : siap…

sambil hati tertawa kecil dan berkata anak ku ada aja yang di minta

Natasya : Ayah hati-hati kalau kerja, dan cepat pulang ya… jangan mampir kemana-mana
Abdul  : ea  Bunda, Assalamualaikum
Natasya : Wa’alaikum salam

Abdul Aziz mulai berangkat kerja dengan Truck kesayangannya yang setia menemani dalam mencari uang, di tengah perjalanan ada yang memanggil

Fariyan : bang bisa muat barang ini gak???
Abdul : muat apa???
Fariyan : kayu Balok
Abdul : bisa, tujuan kemana???
Fariyan : kota SOLO, tapi saya  juga kurang orang untuk yang mengangkut kayu ini ke bak Truck abang
Abdul : pakai tenaga saya boleh asal saya di bayar lain ongkos angkat-angkat barangnya
Fariyan : beres itu bang

pegawai dari pemilik kayu dan Abdul bergegas mengangkat kayunya untuk di angkut ke bak Trucknya

setelah selesai kayu  masuk bak Truck semua, Fariyan dan Abdul bergegas berangkat untuk tujuan kota SOLO, di tengah perjalanan Fariyan pemilik kayu bilang berhenti untuk istirahat makan di warung.

Fariyan : bang kamu mau makan apa???
Abdul : apa saja boleh

di saat selang waktu makan Fariyan bertanya

Fariyan : abang Abdul  punya anak berapa???
Abdul : masih 1
Fariyan : kerja abang ternyata berat sekali ya….
Abdul : biasa saja, demi anak dan istri di rumah
Fariyan : Saya pernah dengar, kalau kerja jadi sopir kurang menguntungkan, kalau sudah dapat uang sedikit, istrinya di rumah marah-marah dan bahkan sang suami ditelantarkan
Abdul : betul itu bang, saya juga mengalami nasib seperti yang pak Fariyan ceritakan
Fariyan : tapi abang masih cinta tidak sama istrinya???
Abdul : masih cintalah pak

Fariyan : semoga abang Abdul selalu dapat muatan banyak dan bawa hasil uang yag di bawa pulang banyak juga
Abdul : amin… terima kasih doanya pak
Fariyan : ayoo berangkat lagi bang
Abdul : ayoo pak biar cepat sampai dan gak kemalaman

sekian dulu ceritanya semoga terhibur
salam bujang lapuk rek hehehe

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*